Beberapa Macam Arsitektur RumahBeberapa Macam Arsitektur Rumah yang paling sering di gunakan di seluruh dunia. Dengan beberapa sejarah yang akan kita bahas di artikel ini.

Di Bumi, terdapat beragam macam arsitektur rumah yang terkadang menjadi ciri khas dari pembuatnya. Desain atau arsitektur rumah itu sendiri terdapat berbagai jenis, seperti :

  • Minmalis Modern
  • Skandinavian
  • Industrial
  • Tropis Modern, dan masih banyak lainnya.

Istilah Рistilah desain rumah tersebut dapat kalian dengar di berbagai media massa yang sering menunjukan gaya atau seni dari desain rumah itu sendiri.  Walaupun di bilang seni, desain rumah itu tidak lepas dari fungsi utamanya, yaitu sebagai tempat tinggal.

Baca Juga Artikel kami Lainnya di Persiapan Untuk Lakukan Desain Rumah Minimalis

Beberapa Macam Arsitektur Rumah Terpopuler di Dunia

Desain rumah itu sendiri selalu berkembang dari masa – ke masa. Di jaman dulu bangunan di Indonesia rata – rata menggunakan kayu sebagai bahan utamanya.

Sebagai contohnya di daerah Jawa tengah dengan rumah tradisionalnya yang bernama rumah Joglo. Biasanya rumah joglo menggunakan 4 buat kayu jati sebagai tiang penyangga utamanya.

Kayu Jati ini di gunakan karena memiliki ketahanan dan kekokohan yang sangat baik. Bahkan jika rumahnya terawat, bangungan Joglo ini bisa bertahan hingga puluhan tahun lebih.

Dan sekarang rata – rata rumah modern menggunakaan besi dan semen sebagai bahan utamanya. Yang di sayangkan adalah, banyak orang yang belum mengerti arti dari sebutan – sebutan tersebut.

Bahkan banyak orang yang menyangka bahwa desain seperti minimalis modern baru saja di ciptakan sepuluh tahun terakhir. Bila kita perhatikan lebih lanjut lagi, atau orang yang lebih paham akan arsitektur, gaya yang sering di sebut dengan minimalis modern ini sebenarnya merupakan gaya American Classic, Art Deco, bahkan terdapat beberapa sentuhan aliran lain yang masuk ke dalam desain tersebut.

Melalui artikel ini, kita akan membahas beberapa arsitektur rumah yang selalu berkembang dan terkadang menggunakan beberapa konsep lama dalam pembuatan desain rumah baru.

Di setiap arsitektur rumah, selalu ada sejarah yang menempel dari pembuatan desain rumah tersebut. Dan menjadi gaya tersendiri dalam sebuah era bangunan yang dapat kita lihat perbedaaannya saat ini.

Rumah Minimalis Tahun 1980-an

Salah satu ciri khas arsitektur pada tahun  1980-an menggunakan dak beton. Hal ini mengikuti bentuk dasar yang biasanya memiliki bentuk kotak.

Bangunan minimalis seperti ini biasanya tidak memiliki hiasan atau ornamen yang menempel pada sisi luar bangunan tersebut. Dan pada umumnya hanya menggunakan dua bahan dasar saja, sehingga bangunan tersebut terkesan bersih.

Untuk penggunaan warna, cat yang di pakai biasanya bersifat monokrom. Dengan sebutan rumah minimalis ini, sebenarnya lebih mengacu pada gaya arsitektur atau aliran Zen dari Jepang

Arsitek dari Amerika yang bernama Frank Lloyd Wright telah mengadaptasi beberapa gaya Zen pada bagian pintu. Dimana rumah minimalis biasa menggunakan pintu Geser seperti pada rumah jepang jaman dahulu kala di tahun 1930-an.

KOnsep rumah minimalis tersebut kemudian terus berkembang hinggga tahun 1980 di area London dan juga arena New York amerika. Sejalan dengan perkembangan dari gaya Industri dengan segala ornamen maksimalis pada era sebelumnya di tahun 1980an.

Seperti gaya Big Hair, Big Makeup, Big Shoulder, Big Prints, dan juga semua hal yang di buat atau di desain dan terlihat lebih besar.

Untuk arsitektur minimalis, biasanya mereka tidak menggunakan semua hal dalam bangunan. Hal tersebut di lakukan untuk mendapatkan gaya yang bisa dinilai dengan kesederhanaannya.

Akan tetapi masih memiliki kualitas, dan juga kegunaan yang baik. Untuk detailnya yang terlihat rapi, tepat, atau apa adanya membuat bangunan tersebut terlihat fresh jika di lihat secara langsung.

Rumah Modern Yang Terglobalisasi

Desain rumah modern merupakan desain yang sering di banding – bandingkan dengan rumah minimalis. Walaupun ada kebenarannya, akan tetapi terdapat beberapa hal yang dapat di lihat walau hanya sekilas saja.

Hal tersebut memisahkan antara dua gaya arsitektur tersebut. Untuk rumah modern biasanya memiliki atap yang berbentuk segitiga. Sedangkan untuk rumah minimalis selalu atau biasanya memiliki atap beton yang rata pada bagian atasnya.

Rumah modern ini akank memiliki sumber cahaya yang cukup baik karena memiliki jendela dengan ukurang yang besar. Dan rumah modern ini selalu memiliki jendela yang dapat di sesuaikan dengan kebutuhan kalian.

Jendela ini akan berfungsi sebagai sirkulasi udara yang sangat baik. Agar lebih baik lagi, pastikan jendela kalian menghadap ke arah mata angin.

Dan yang lebih penting lagi, pastikan jendela tersebut tidak mengarah ke arah barat. Karena ruangan akan terasa panas apabila terkena langsung cahaya matahari.

Menurut buku yang berjudul Simon and Schuter’s Pocket Guide to Architecture yang di terbitkan pada tahun 1986 yang di tulis oleh Patrick Nuttgens. Beberapa Arsitek telah mengikuti pertemuan yang di adakan di tahun 1928 silam.

Pertemuan tersebut di adakan dalam rangka Congres Internationaux d’Architecture Moderne atau yang di singkat dengan CIAM. Mereka semua sepakat bahwa ciri khas desain rumah modern di tandai dengan tidak adanya hiasan atau ornamen, lalu atapnya rata, dan di dominasi dengan garis persegi panjang, warna tembok di cat dengan warna putih, dan memiliki jendela – jendela yang berukurang besar untuk sirkulasi udara.

Rumah Modern Tropis di Indonesia

Negara Indonesia merupakan negara yang di lalui oleh garis Khatulistiwa. Sehingga hal tersebut membuat negara Indonesia menjadi negara yang beriklim Tropis dari hangat hingga panas.

Berbeda dengan beberapa negara yang berada jauh dari garis tersebut. Negara yang jauh dari garis khatulistiwa akan memiliki empat musim.

Sedangkan untuk negara tropis, mereka hanya memiliki dua musim saja yang biasa kita sebut dengan musim penghujan dan juga musim kemarau/panas.

Oleh karena itu, sejak era dahulu, arsitektur indonesia memiliki jenis rumah tradisional yang memiliki kecocokan dengan iklim di Indonesia.

Dan biasanya memiliki sirkulasi udara yang baik, sehingga kondisi dalam ruangan tidak terasa panas. Dan biasanya rumah – rumah tradisional di desaind engan karakteristik untuk menahan curah hujan yang lebat, dengan suhu tiap tahun yang rata – rata hangat, dan kelembaban yang cukup tinggi.

Sampai sekarang, desain rumah tropis masih memiliki kepopuleran yang sering di gunakan di Idnonesia. Ada yang salah megnerti bahwa desain rumah tropis sama dengan desain rumah modern dan juga minimalis.

Karena sebenarnya ada beberapa hal yang harus di perhatikan dalam pembuatan rumah, apabila anda ingin membuat rumah baru di Indonesia dengan desain yang tepat.

Gaya Rumah Klasik

Rumah klasik merupakan rumah yang di buat atau di desain pada jaman pergerakan seni di Eropa. Dimana rumah – rumah tersebut akan memiliki detail seni yang tinggi, dan selalu memiliki unsur seni yang di ambil dari Romawi dan jug Yunani Kuno.

Biasanya rumah klasik akan memilki pilar – pilar besar seperti pada bangunan kuno di Romawi dan juga Yunani. Itulah Beberapa Macam Arsitektur Rumah.