Menghilangkan Bau Pada Lemari Baru – Tentunya lemari merupakan salah satu perabotan yang memiliki peran penting bagi setiap penghuni rumah. Fungsi utama dari perabotan yang terbuat dari bahan utama kayu ini tak lain merupakan tempat untuk menyimpan pakaian. Lantas bagaimana jadinya ketika anda membeli lemari pakaian yang masih baru namun memiliki aroma yang kurang sedang dari lemari itu. Apakah mungkin anda akan meletakan seluruh pakaian kedalam lemari yang bau itu? Pastinya gak bakal ya kan gaes.

Baca juga: Tips Mengatasi Udara Panas Di Dalam Rumah

Lalu apakah bisa bau dari lemari yang masih baru itu di hilangkan? Tentunya bisa dong gaes, mau tau bagaimana caranya untuk menghilangkan bau lemari yang masih baru? Berikut cara menghilankan aroma bau pada lemari.

Bersihkan Lemari Dengan Kain Lap

Banyak yang berpendapat bahwa lemari yang berbahan kayu sebaiknya tidak dibersihkan dengan kain lap basah. Namun, hal tersebut tidak masalah jika anda melakukannya untuk pertama kali. Tips menghilangkan bau lemari baru yang paling mudah adalah membersihkan bagian dalam lemari dengan kain lap setengah basah.

Pembersihan ini dilakukan untuk menghilangkan sisa finishing, debu, dan berbagai kotoran. Setelah dilap dengan kain setengah basah, lap kembali dengan kain kering untuk menyerap sisa-sisa air. Setelah itu, buka lemari sampai bagian dalamnya benar-benar kering.

Buka Lemari Selama Beberapa Hari

Membuka lemari dan mendiamkannya kosong beberapa hari akan membantu menghilangkan bau pada lemari yang baru anda beli, setelah dibersihkan. Sirkulasi udara yang terjadi pada lemari selama beberapa hari tersebut, memang akan menghilangkan bau secara menyeluruh. Anda harus sering-sering melakukan cara ini agar ke depannya bau yang ditimbulkan oleh lemari dalam jangka panjang pun dapat tertangani dengan baik.

Gunakan Baking Soda

Tips menghilangkan bau lemari baru selanjutnya adalah dengan menggunakan baking soda. Bahan yang satu ini dikenal sebagai bahan serbaguna, termasuk untuk mengurangi bau lemari baru yang dapat mencemari pakaian. Buatlah pasta baking soda yang cukup kental dan tempatkan dalam sebuah wadah. Letakkan wadah berisi pasta baking soda di dalam lemari, lalu tutup pintu lemari. Biarkan baking soda tersebut berada di dalam lemari selama beberapa hari. Ketika anda membuka lemari anda setelah beberapa hari, maka dijamin bau lemari baru akan hilang seketika.

Menggunakan Bubuk Kopi

Tips ini tidak jauh berbeda dengan pengaplikasian baking soda pada Tips sebelumnya. Yang pertama kali harus anda lakukan adalah menyiapkan wadah kecil untuk tempat pembuatan larutan air dan bubuk kopi. Masukkan air secukupnya dan bubuk kopi kemudian aduk sampai rata. Yang perlu diperhatikan adalah pembuatannya jangan terlalu banyak agar tidak berserakan dan tumpah di area lemari anda sehingga dapat mengotori area tersebut.

Proses selanjutnya anda dapat menempatkan larutan kopi tersebut ke berbagai sudut ruang yang terdapat di lemari baru anda. Biarkan dalam kurun waktu beberapa hari agar larutan kopi dapat berinteraksi dengan bau yang ditimbulkan oleh lemari. Larutan kopi akan menyerap semua bau yang ada dan hasil akhirnya bisa anda rasakan manfaatnya

Gantungkan Pengharum Ruangan

Tips ini sangat efektif dan di jamin manjur untuk menghilangkan segala macam bau di tempat terntu, salah satunya seperti di dalam lemari yang masih baru. Untuk mendapatkan pengharum ruangan ini pun cukup mudah, tentunya anda bisa mendapatkannya di mini market terdekat yang ada di sekeliling rumah anda. Soal harganya pun, barang yang satu ini tidak lah mahal, bahkan anda juga dapat memilih selera aroma yang anda sukai. Karna tentunya banyak pilihan dari aroma-aroma dari pengharum ruangan ini. Jika anda telah membelinya, langkah selanjutnya yang harus anda lakukan adalah tinggal menggantunngkan pengharum ruangan tersebut di dalam lemari pakian yang telah tersedia tempat untuk menggantungkan pakaian.

Gunakan Aroma Tembakau

Kali ini anda tidak mengolah tembakau menjadi rokok, melainkan anda akan menggunakan bahan yang satu ini untuk mengurangi aroma lemari baru secara lebih cepat. Caranya cukup mudah, cukup sediakan gelas berisi air yang nantinya akan dicampur dengan tembakau yang sudah kering.

Air yang sudah dicampur dengan tembakau ini nantinya akan ditempatkan di setiap sudut lemari anda. Diamkan air tembakau ini selama beberapa malam agar bahan alami ini dapat menyerap aroma lemari baru yang masih cukup menyengat.

Jenis Furniture Yang Ada Di Ruang Tamu – Ruang tamu menjadi ruang yang sangat penting di dalam rumah, dimana ruang tersebut akan di gunakan sebagai tempat untuk menyambut para tamu yang datang berkunjung kedalam rumah. Pastinya dengan memiliki ruang tamu yang indah, maka akan membuat keadaan dalam rumah pun akan ikut terlihat indah. Hal tersebut di karenakan ruang tamu merupakan ruangan yang terbesar di dalam rumah.

Baca juga: Cara Memilih Mesin Cuci Dengan Kualitas Bagus Dan Awet

Indahnya ruang tamu tentu di sebabkan oleh adanya beberapa hiasan yang ada di ruang tamu tersebut, seperti wallpaper dinding, foto pajangan, dan lain sebagainya. Namun di daerah ruang tamu sendiri di perlukan beberapa jenis furnitur/perabotan yang akan di gunakan oleh para tamu yang sedang berkunjung.

Selain itu dengan adanya beberapa jenis funiture di ruang tamu, juga akan menambah kesan mewah pada ruangan tamu yang ada di dalam rumah anda. Nah bagi anda yang baru memiliki rumah namun masi bingung untuk mengisi jenis funiturenya, dalam artikel ini anda akan menemukan beberapa jenis funiture/perabotan yang biasanya di gunakan pada ruang tamu.

Sofa

Sofa

Sofa merupakan tempat dimana baik pemilik rumah maupun tamu dapat duduk dengan nyaman sambil mengobrol. Sofa sendiri memiliki bermacam-macam tipe serta bahan yang bervariasi. Tipe sofa yang paling sering ditemui di rumah-rumah adalah tipe sofa sudut, sofa bed, dan reclining sofa. Dengan adanya sofa di ruang tamu, makan para tamupun juga bisa untuk beristirahat sejenak dengan duduk di sofa yang telah di sediakan.

Rak Buku atau Pajangan

Rak Buku atau Pajangan

Rak merupakan furniture kedua yang hampir selalu ada di ruang tamu. Rak merupakan furniture untuk menempatkan buku, koran, majalah, atau bahkan benda-benda koleksi. Rak buku adalah yang paling umum kita temui dan biasanya si pemilik rumah sengaja memajang koleksi bukunya di ruang tamu. Kebiasaan untuk memajang rak buku ini sering kita jumpai terutama di rumah-rumah kaum intelektual.

Rak sendiri ada yang berbentuk tetap dan ada yang berbentuk bongkar pasang. Untuk rak yang dapat dibongkar pasang, satu per satu bagian dapat disusun hingga membentuk sebuah rak berukuran besar yang disesuaikan dengan kebutuhan.

Meja tamu

Meja tamu

Meja tamu umumnya ditempatkan di depan kursi atau sofa. Fungsi dari meja tamu sendiri yakni untuk meletakkan suguhan kepada tamu. Di tengah meja tamu sering ditempatkan vas bunga untuk mempercantik ruang tamu. Meja tamu biasanya terbuat dari kayu atau kaca dengan kaki meja yang terbuat dari logam.

Selain meja tamu utama, terdapat meja tamu kecil yang biasanya diletakkan di samping kursi atau sofa. Fungsi meja kecil tersebut adalah untuk meletakkan lampu meja atau foto keluarga.

Lemari pajangan

Lemari pajangan

Lemari pajangan juga merupakan furnitur yang kerap kita jumpai di ruang tamu. Lemari pajangan ini biasanya terbuat dari kayu dengan kaca pada permukaanya yang berfungsi untuk menampilkan atau memajang benda-benda di dalamnya. Benda-benda itu biasanya berupa souvenir, koleksi, foto keluarga, atau piagam penghargaan.

Ottoman/Kursi tanpa sandaran

Ottoman/Kursi tanpa sandaran

Otoman merupakan kursi tanpa sandaran yang biasanya terdapat laci penyimpan di bawahnya. Letak dudukannya pun lebih rendah dari kursi atau sofa biasa dan maka dari itu ottoman sering difungsikan sebagai sandaran kaki. Adapun laci yang ada di otoman dapat difungsikan sebagai tempat penyimpanan tambahan. Benda yang kerap disimpan di tempat tersebut adalah majalah atau koran.

Tips Merawat Sofa Agar Tahan Lama Di Dalam Rumah – Sofa merupakan tempat duduk yang empuk yang berbahan utaman dari busa empuk. Sofa sendiri menjadi salah satu perabotan yang ada di dalam rumah. Perabotan yang satu ini selalu di letakan dalam ruang tamu ataupun ruang keluarga. Dengan sofa yang mewah, maka rumah juga akan tampak terlihat lebih mewah dan indah. Dengan memiliki karakter yang empuk, tentunya perabotan yang satu ini akan selalu di gunakan sebagai tempat duduk bersantai di dalam rumah.

Baca juga: Tips Desain Rumah Romantis Untuk Pasangan Suami Istri

Nah harga sofa pun terbilang cukup mahal, tentunya tidak inginkan barang mahal menjadi cepat rusak. Perawatan menjadi hal yang utama agar sofa menjadi lebih awet dan tahan lama. Banyak orang yang menyepelekan hal ini, akibatnya sofa menjadi cepat rusak dan tak layak untuk di gunakan lagi. Bagi anda yang ingin perabotan yang berjenis sofa ini menjadi awet dan tahan lama, anda bisa untuk mengikuti yang akan saya bagikan kepada anda semua yang memiliki sofa di rumah.

Menghindari sinar matahari langsung

Meskipun populer, perawatan sofa dapat dikatakan cukup rumit. Salah satunya sofa tidak boleh terkena sinar matahari langsung. Mengapa demikian? Karena paparan sinar matahari yang terlalu banyak dapat menyebabkan warna sofa memudar. Tidak menutup kemungkinan juga kulit sofa perlahan akan mengelupas.

Menjauhkan dari binatang peliharaan

Apabila Anda memiliki binatang peliharaan di dalam rumah, sebaiknya hindari binatang tersebut pada sofa rumah Anda. Apabila tidak dijaga, maka tidak heran hewan peliharaan tersebut secara tidak sengaja akan menggores permukaan sofa. Hal ini tentunya dapat mengurangi keindahan sofa Anda. Untuk membersihkan sofa rumah dari debu, Anda juga dapat menggunakan alat kebersihkan rumah berupa vacuum cleaner.

Menjemur di bawah sinar matahari

Meskipun tidak boleh terkena paparan sinar matahari, namun sofa juga perlu untuk di jemur. Setidaknya bagian bantalan kursi. Proses penjemuran dapat dilakukan selama satu minggu sekali dalam waktu kurang lebih satu jam. Ketika di jemur, Anda juga dapat memukul-mukul sofa bantal tersebut supaya debu yang ada menjadi keluar dan tidak menempel lagi. Namun jangan terlalu lama menjemurnya supaya warna pada sofa tidak memudar.

Membersihkan noda yang menempel

Apabila Anda menemukan noda yang menempel pada sofa, segera bersihkan sesegera mungkin. Supaya noda tersebut tidak mengendap dan menjadi sulit untuk dibersihkan. Terlebih sofa yang terbuat dari bahan halus seperti sutra, linen, kulit dan juga beludru.

Tips Desain Interior Rumah Type 36 – Dengan biaya yang murah, sekarang telah banyak oranag yang telah mencari rumah minimalis. Rumah minimalispun juga memiliki beberapa type, seperti rumah minimalis bertype 36, 45, 21, 70 dan lain sebagainya. Salah satu type rumah minimalis yang sanagat laris dan di minatai banyak orang merupakan rumah minimalis type 36.

Baca juga: Tips Menata Ruang Makan Minimalis

Rumah minimalis type 36 merupakan rumah yang memiliki ukuran bangunan 36 meter persegi dengan ukuran yang tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. Namun dengan ukuran bangunan seperti itu masih saja banyak yang bingung untuk mendesain rumah dengan rapi. Bagi anda yang masih bingung dengan mendesain rumah dengan type 36, anda dapat mencoba untuk menirukan tips ini agar anda nyaman tinggal di dalam rumah.

Tidak terlalu banyak menyimpan perabotan

Bagi anda yang mempunyai rumah type 36 sebaiknya anda jangan terlalu banyak menyimpan perabotan di dalam rumah. Karena hal tersebut dapat membuat rumah anda terlihat semakin sempit. Sangat di rekomendasikan bagi anda untuk memilih perabotan yang multifungsi dan mempunyai ukuran yang sesuai dengan ukuran ruangan rumah.

Kamar mandi di satukan dengan ruang cuci piring

Dengan rumah type 36, pastinya anda tidak memiliki ruang yang cukup lebar. Untu ruang cuci piring bisa anda gabungkan dengan ruang kamar mandi. pilihan penggabungan ruangan ini dapat menjadi alternatif yang sangat bagus sehingga bisa menghemat tempat di rumah type 36 yang anda huni.

Kurangi banyak sekat

Sebaiknya anda jangan memasang banyak sekat dalam suatu ruangan. Hal itu di karenakan apabila terlalu banyak sekat di dalam ruangan, bisa membuat hunian anda semakin terasa kecil. Alangkah baiknya jika anda memasang 1 atau 2 sekat dalam rumah seperti menggunakan sekat tersebut untuk memisahkan runag tamu dan dapur. Ruang keluarga dan ruang tamu juga dapat anda pasangi sekat yang berguna menjaga privasi anggota keluarga dari tamu yang berkunjung.

Wallpaper dinding pada ruang tamu

Untuk membuat desain interior rumah type 36 anda menjadi terkesan dan lebih elegan, anda bisa menggunakan wallpaper dinding pada ruang keluarga dan ruang makan, kedua ruang tersebut pastinya akan menjadi ruang untuk berkumpulnya seluruh anggota keluarag. Hal ini di lakukan agar memberikan kesan harmonis di saat and sekeluarga berkumpul.

Menerapkan desain gaya Skandinavia

Gaya Skandinavia merupakan salah satu desain yang sangat cocok dengan rumah type 36 dimana anda dapat memaksimalkan warna putih pada daerah cat dindin. Gaya Skandinavia tersebut bisa anda kolaborasikan dengan desain modern minimalis sehingga bisa terlihat unik dan elegan.

Tips Mendesain Rumah Sempit Dan Memanjang – Dalam mendekor rumah yang memerlukan usaha yang penuh adalah pada saat mengatur bagian ruangan rumah yaitu ruang tamu yang sempit dan panjang. Dengan memiliki rumah yang panjang akan membuat rumah akan terlihat seperti jalan dalam sebuah gang, sehingga akan membuat mata pemilik rumah tidak tenang melihatnya. Akan terlihat sangat unik jika rumah bagian dalam yang panjang tidak di isi dengan perabotan. Namun ada banyak cara untuk mengatur rumah yang sempit dan panjang dengan cara mendesain ulang rumah tersebut. Berikiut tips mendesain rumah sempit dan memanjang.

Baca juga: Hiasan Dinding Yang Cocok Untuk Ruang Tamu

Buat Area Khusus Lalu Lalang

Di setiap rumah sempit yang panjang, sangat penting untuk membuat jalan khusus untuk lalu lalang. Hal ini bisa sulit untuk interior sempit. Kita tentu tidak ingin ada orang yang tersandung perabot atau harus berjalan di ruangan yang dipenuhi barang-barang, itulah sebabnya kita perlu menyediakan area khusus untuk jalan dalam rumah. Jika memungkinkan tempatkan jalan di salah satu sisi ruangan, bukan tepat di tengah untuk menciptakan suasana yang lebih nyaman.

Jangan Menempatkan Semua Funiture Di Dinding

Bila Anda mengatur perabotan, jangan memaksakan semuanya ke sisi dinding. Paling tidak pada salah satu sisi ruangan, Anda bisa menempatkan furnitur agak menjauh dari dinding dan berada di tengah ruangan. Teknik ini akan menciptakan area tempat duduk yang lebih luas ketika dikombinasikan dengan dengan jalan khusus di atas. Bila semua perabotan ditempatkan ke dinding maka bisa memberi dampak ruangan semakin sempit.

Manfaatkan Bentuk Lingkaran atau Oval

Salah satu cara terbaik untuk menghindari efek terowongan adalah dengan menggunakan furnitur dengan tepi yang lembut atau bundar. Meja melingkar di tengah area tempat duduk bisa memberikan kesan yang lebih kalem dan tidak kaku. Hiasan lampu bundar, sandaran kursi melingkar dan perlengkapan lain dengan bentuk lingkaran atau oval mampu mengurangi efek terowongan pada ruangan sempit memanjang.

Membagi Ruangan

Jika ruangan cukup panjang, Anda bisa membaginya menjadi area yang terpisah. Teknik ini biasa disebut dengan partisi. Kedua area bisa menjadi tempat dengan fungsi yang berbeda, misalnya ruang tamu dan ruang tengah, ruang tamu dan ruang kerja, dan lainnya sesuai keinginan Anda. Usahakan agar kedua area tersebut memiliki koneksi baik dari segi fungsi atau estetika. Tentu tidak tepat jika salah satu area menjadi ruang tamu sedangkan area yang satu lagi berfungsi sebagai gudang penyimpanan barang bekas.

Gunakan Ruang Vertikal

Arahkan pandangan mata ke atas dengan memanfaatkan ruang vertikal ruangan secara maksimal. Gunakan benda-benda tinggi seperti tiang lampu tinggi atau rak buku tinggi. Gunakan tirai dari langit-langit hingga lantai, manfaatkan hiasan dinding yang tinggi. Hal ini dapat menciptakan ilusi ketinggian sehingga kesan ruang sempit dan panjang dapat berkurang. Kita juga bisa menggunakan garis-garis vertikal pada wallpaper dinding.

  • 1
  • 2