Cara Memilih Model Pintu Rumah Yang Cocok

Memilih Pintu Rumah – Keberadaan pintu rumah pada hunian memang sangat penting. Selain membatasi ruang privasi, pintu juga menjadi pembatas antara ruang yang satu dengan ruang lainnya.

Pintu rumah merupakan elemen penting dalam hunian. Letaknya yang berada di depan membentuk kesan pertama sebelum memasuki hunian. Pintu depan bukanlah sekadar akses masuk-keluar rumah. Pintu rumah pun membuat kita bisa dikenal oleh orang lain. Misalnya, tukang pos atau kurir langganan yang mengenali kediaman kita berkat ”rumah yang pintunya merah” atau ”rumah yang pintunya berkaca bulat”, dan sebagainya.

Cara Memilih Pintu untuk Rumah Anda

Pilihan warna, material, atau pilihan gaya desain memang bisa membuat pintu depan menjadi masterpiece di eksterior rumah. Jadi, jangan hanya tampil biasa-biasa saja karena banyak gaya desain pintu yang sangat ekspresif yang dapat menunjukkan kepribadian dan selera sang pemilik rumah.

Cara Memilih Pintu untuk Rumah Anda

Sebagai inspirasi, berikut ini ada beberapa gaya desain pintu depan yang tidak biasa. Salah satunya mungkin cocok dengan kepri­badian dan selera Anda untuk memberikan sentuhan spesial pada desain eksterior rumah.

Beberapa hal yang harus Anda perhatikan ketika memilih pintu rumah minimalis :

1. Pilih Desain yang Sesuai
Jangan berpikir jika menggunakan model pintu minimalis, Anda akan mendapatkan desain yang sama antara satu pintu dengan pintu lainnya. Desain inilah yang akan membedakan antara satu pintu dengan konsep minimalis dengan pintu lainnya. Maka dari itu, pastikan Anda juga memilih desain pintu minimalis yang sesuai. Desain dasar dari konsep pintu yang minimalis adalah tidak menggunakan banyak detail pada pintunya.

2. Memilih Bahan
Hal kedua yang tak kalah penting dalam memilih pintu minimalis adalah bahannya. Meskipun kayu masih menjadi pilihan utama, ada banyak juga bahan lain yang bisa menjadi alternatif pilihan. Misalnya bahan alumunium pintu besi minimalis juga bisa Anda jadikan alternatif lain yang tak hanya indah namun juga bisa bertahan lama.

3. Memilih Warna
Hal selanjutnya bisa dibilang simpel namun bisa mempengaruhi tampilan pada pintu minimalis rumah Anda yaitu warna. Memilih warna pada daun pintu minimalis tidak berarti harus sama. Anda bisa menggunakan kombinasi warna atau mix and match warna dengan warna dinding sekitarnya.

4. Sesuaikan Budget
Terakhir adalah sesuaikan budget Anda dengan model pintu minimalis yang diinginkan. Jangan sampai desain yang diinginkan melampaui budget yang disediakan. Misalnya jika ingin menggunakan pintu kayu minimalis, maka Anda juga harus menyediakan budget lebih karena pintu dari kayu biasanya lebih mahal.

Baca juga Membuat Hiasan Pintu yang menarik

Sofa merupakan salah satu barang yang harus ada di ruang tamu. Ketika membeli sofa untuk rumah, kita harus mengetahui bahwa sofa tersebut harus ditaruh dimana. Dan juga harus mengetahui bahwa sofa tersebut cocok ditempat yang anda inginkan. Berikut beberapa tips yang bisa anda gunakan untuk memilih sofa di rumah :

  • Pilih bentuk yang sesuai

Jika kamu memiliki rumah minimalis dan ruang tamu kecil, sebaiknya pilihlah set sofa minimalis yang berbentuk L. Sofa bentuk L memberikan kesan terbuka pada ruangan. Tentukan dimana kamu akan meletakkan sofa, di dalam atau di luar ruangan ?
Jawaban dari pertanyaan ini akan membawa kamu pada pertimbangan selanjutnya,

Yaitu memilih bahan yang tepat.

Bahan yang dipakai untuk penggunaan sofa indoor dan outdoor jelas berbeda.

Sofa indoor mengutamakan kenyamanan, sementara sofa outdour lebih mengutamakan ketahanan bahan terhadap perubahan cuaca.

  • Pertimbangkan tinggi dan berat sofa

hal ini penting apabila sofa akan ditempatkan di lantai atas sehingga harus melewati tangga. Hitung ukuran yang cocok untuk melewati pintu masuk ruangan. Pastikan ukuran sofa sesuai dengan ruangan yang tersedia. Jangan sampai sofa yang kamu beli membuat ruangan menjadi lebih sempit, ukur dulu ruangan tempat yang akan diletakkan sofa.

Untuk memudahkan perkiraan pengukuran, kamu bisa memasang plester di lantai. hitung pula meja dan pelengkap sofa lainnya yang akan diletakkan bersama sofa, kalkulasikan juga ukurannya.

  • Pastikan memilih sofa yang berkualitas

Sofa berkualitas biasanya harus terasa padat dan berat. Cek juga bahan sofa dan juga jahitannya. Bisa juga memilih bahan sesuai dengan gaya hidup kondisi rumah anda. ika kamu sudah berkeluarga dan memiliki anak kecil dirumah, sebaiknya pilih sofa yang terbuat dari bahan yang mudah dibersihkan, seperti vinyl atau kulit

  • Tentukan akan difungsikan sebagai apa sofa tersebut

Sofa yang ideal tidak hanya menarik dipandang tetapi juga nyaman untuk diduduki. Sofa untuk menyambut tamu biasanya terdiri dari satu set yang terdapat beberapa buah sofa, dan dapat menampung setidaknya empat orang, serta dipasangkan dengan meja pendek. Sementara sofa yang digunakan untuk tidur-tiduran dan bersantai cukup satu buah sofa memanjang dengan bahan yang lembut. Sofa jenis lounge bisa menjadi pilihan sempurna untuk ini.

Perabot yang berbahan kulit, identik dengan sesuatu yang mahal dan susah merawatnya. Karena termakan oleh mitos bahwa perabot berbahan dasar kulit memiliki banyak kelemahan, maka banyak orang yang mengurungkan niat untuk membeli funitur ini.

Berikut beberapa Mitos tentang perabot rumah tangga yang berbahan dasar kulit:

Mitos: Perabot kulit tidak bertahan lama

Fakta: Perabot berbahan dasar kulit merupakan salah satu furnitur yang bisa bertahan sangat lama. Bahkan Anda dapat mewariskannya kelak ke anak cucu.
Karena terbuat dari bahan alami, maka semakin lama perabot tersebut, semakin indah pula tampilan kulitnya.
Dalam keadaan normal, lakukan pembersihan secara teratur dengan vacuum cleaner. Hindarkan perabot dari sinar matahari langsung untuk menjaga agar bahan kulitnya tetap awet.

Mitos: Perawatan perabot kulit terlampau sulit

Fakta: Perabot kulit mudah dalam perawatan. Cukup gunakan kondisioner atau lotion setiap 6 sampai 12 bulan, untuk melembapkan dan mencegah retak pada kulit.

Jangan lupa untuk selalu membersihkan perabot saat terkena tumpahan atau noda dengan kain bersih atau spons penyerap. Jika perlu gunakan kain lembut yang dibasahi sedikit air hangat, lalu biarkan perabot kering.

Pembersihan perabot bisa juga dilakukan dengan metode dry foam. Metode ini dilakukan dengan menggunakan sikat putar khusus untuk melepaskan kotoran yang menempel sekaligus menghilangkan noda perabot.

Untuk noda mentega, minyak, atau noda lemak, bersihkan perabot dengan kain kering terlebih dahulu. Lalu diamkan karena noda akan hilang dengan sendirinya. Hindari penggunaan sabun dan deterjen untuk membersihkan perabot, karena akan menyebabkan kerusakan pada bahan kulit.

Mitos: Perabot kulit mudah rusak, khususnya oleh anak-anak dan hewan peliharaan

Fakta: Jika Anda memiliki hewan peliharaan atau anak-anak di rumah, gunakan perabot kulit yang telah dilapisi dengan permukaan polimer. Lapisan ini mampu melindung bahan kulit dari bekas goresan hewan dan anak-anak.

Mitos: Perabot kulit bisa sangat dingin atau sangat panas

Fakta: Kursi kulit di dalam mobil memang akan menjadi sangat dingin saat suhu turun dan sangat panas pada saat suhu meningkat. Namun hal ini tidak terjadi pada furnitur kulit.

Anda akan merasa tubuh menjadi hangat saat suhu sedang turun dan merasa lebih dingin saat udara panas. Untuk menjaga fungsi ini, jauhkan perabot dari sinar matahari langsung.

Memilih Rak Buku – Menyimpain buki-buku penting ataupun bacaan di rak buku memanglah cara yang tepat untuk di lakukan. Dengan begitu, tentunya buku-buku yang ingin di baca pun tak akan sulit di temukan. Rak buku pun juga bisa di gunakan sebagai aksen tambahan di ruangan yang dapat mempermanis keadaan ruangan dan sebagai pemabatas atau penyekat ruangan.

Baca juga: Tips Memilih Lemari Pakaian Model Minimalis

Biasanya rak buku sering di tempat di ruang tamu, rak buku tersebut bisa anda jadikan pusat desain ruang tamu tesebut. Namun sebelum anda memilih rak buku, ada baiknya anda mengikuti beberapa tips memilih rak buku yang tepat berikut:

Ukurlah ruangan

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengukur ruangan dimana anda akan menempatkan rak buku tersebut. Selain mengukur ruang lantai, anda juga harus mengukur dinding dan tinggi langit-langir ruangan. Pastikan juga ada cukup ruang untuk berjalan diatara rak buku untuk mempermudah mengambil berbagai macam koleksi buku anda. Dengan memastikan ukuran ruangan, akan menghindarkan anda membeli rak buku yang terlalu besar atau terlalu kecil.

Bahan material pembuat rak buku

Tentukan bahan material pembuat rak buku yang ingin anda beli. Saat ini tersedia rak buku dengan berbagai bahan seperti kayu, logam atau kaca. Wood veneers (papan kayu tipis yang dipernis) dan kayu lapis merupakan bahan rak buku yang paling murah. Namun rak buku yang terbuat dari logam (besi, stainless steel) dan solid hardwoods (maple, oak, kenari, jati) lebih kuat tetapi biasanya lebih mahal. Bahan rak buku yang anda pilih juga tergantung dari gaya ruangan anda.

Apa yang akan ditaruh di rak buku

Meskipun rak buku merupakan tempat untuk menyimpan buku, namun saat ini sering digunakan untuk menyimpan berbagai macam koleksi seperti film, video games atau foto. Dengan mengetahui barang apa saja yang akan ditaruh di rak buku, anda akan tahu berapa ruang yang diperlukan untuk menyimpan berbagai koleksi tersebut. Hal ini akan mempermudah anda menentukan jenis dan ukuran rak buku yang diperlukan.

Pertimbangkan rak buku dengan pintu

Hal terbaik dari rak buku yang memiliki pintu adalah buku akan terhindar dari debu. Pintu rak buku yang terbuat dari kayu merupakan pilihan yang bagus jika anda ingin menyembunyikan “kekacauan” di dalamnya. Tetapi jika anda menggunakan rak buku untuk memamerkan bermacam koleksi anda, pilihlah pintu rak buku geser yang terbuat dari kaca.

Rak buku sebagai penyekat ruangan

Rak buku juga dapat berfungsi sebagai penyekat ruang. Anda dapat memilih rak buku yang dapat dibuka dari depan dan belakang. Pilihlah rak buku yang memiliki lebar cukup dalam sehingga dapat menyimpan lebih banyak buku.

Tips Tepat Memilih Karpet – Ingin menjadikan ruangan semakin indah pastinya penataan furniture merupakan salah satu faktor utamanya. Selain itu, ternyata penataan karpet juga berpengaruh erat untuk memberikan kesan lebih mewah lagi di ruangan tersebut. Biasanya jika seseorang ingin menggunakan karpet, ia akan terfokus dengan motif dan kelembutan dari karpet itu sendiri.

Baca juga: Tips Mudah Membersihkan Closet Duduk Berkerak

Padahal ada beberapa hal penting yang harus di pertimbangkan dulu dalam memilih karpet. Maka dari itu, disini kami akan memberitahukan kepada Anda tips yang tepat jika ingin memilih karpet untuk setiap ruangan di dalam rumah Anda. Berikut tipsnya:

1. Memilih Berdarkan Fungsi Ruangan

Setiap ruangan memiliki fungsi masing-masing. Misalnya, untuk ruang makan yang berfungsi sebagai area makan dengan aktivitas tinggi, pilihlah karpet dengan material yang mudah dibersihkan untuk diletakkan di bawah meja makan.

Sedangkan untuk kamar tidur, Anda dapat memilih karpet yang lembut untuk memberikan kenyamanan yang maksimal. Karpet dengan bulu-bulu pendek yang nyaman dapat ditempatkan di ruang keluarga. Perhitungkan fugsi ruangan sebelum menempatkan karpet agar tak salah dalam menempatkan.

2. Warna Karpet

Warna juga merupakan salah satu faktor yang penting ketika memilih karpet. Karpet dengan warna gelap memberikan kesan yang lebih berat dan elegan ke dalam ruangan. Karpet dengan warna yang terang yang netral bisa dengan mudah membaur dan menampilkan kesan yang lebih ringan. Karpet dengan warna pop yang mencolok membuat suasana ruangan lebih hidup dan ceria. seperti contonya pada gambar pertama, karpet warna pink untuk ruangan bernuansa netral berhasil membangkitkan suasana ruangan. Ruangan tak lagi tampil ‘biasa’ dan sederhana, tapi lebih hidup dan ceria.

3. Motif Karpet

Tips memilih karpet ruangan selanjutnya ialah dengan memperhatikan motif karpet. Amati sekeliling ruangan. Jika ruangan tersebut terdapat banyak furniture atau perabot, gunakan karpet polos saja.

Namun, jika ruangan tersebut tampak polos dan cukup luas, pilihlah karpet bermotif untuk menciptakan highlight di ruangan tersebut. Motif playful sangat cocok diletakkan di ruang penyimpanan mainan atau kamar anak. Sedangkan untuk kamar utama, pilih karpet bermotif simpel dan elegan.

4. Bahan Karpet

Karpet terbuat dari berbagai macam material, seperti wol, rami, dan sebagainya. Jika Anda memiliki alergi terhadap debu atau bahkan ada anggota keluarga yang mengidap asma, perhatikan baik-baik bahan karpet yang akan dipilih sehingga tidak mengganggu kesehatan keluarga.

Bahan karpet yang aman dan sering digunakan adalah bahan alami berupa wol. Selain nyaman dan hangat, karpet dari material wol juga terbilang mudah dibersihkan dan cukup tahan lama. Usahakan agar karpet di ruangan selalu dibersihkan secara rutin agar terbebas dari tumpukan debu. Bila perlu, cari tahu karpet berbahan apa yang paling bagus dan tidak mengganggu kesehatan Anda dan keluarga.

5. Budget Dan Pemeliharaan

Karpet bisa jadi menyita anggaran Anda, jadi sebaiknya alokasikan dulu dana Anda dengan cermat sebelum memutuskan membeli karpet. Anda bisa meminta penawaran harga dari penjual lalu membandingkan dengan toko lain untuk mendapatkan karpet yang paling sesuai dengan budget Anda. Selain itu pertimbangkan juga faktor pemeliharaan karpet, pilih yang paling mudah dibersihkan sehingga tak menghabiskan biaya lagi di akhir ketika Anda sudah terlanjut membeli. Pertimbangkan lagi jika perlu perawatan ekstra untuk salah satu karpet Anda.