Tips Memperbaiki Kipas Angin Rusak – Kipas angin menjadi salah satu funiture rumahan yang di kategorikan sebagai jenis barang elektronik. Penggunaan kipas angin sangat lah penting bagi setiap penghuni rumah, dengan peran yang sesuai dengan namanya. Kipas angin memberikan angin dari putaran dinamo yang akan menghasilkan angin untuk menghilangkan rasa gerah/panas pada tubuh. Pastinya kipas angin sendiri menjadi salah satu alat listrik yang di butuhkan setiap rumah dan sebagai alat pendingin yang menghemat biaya.

Baca juga: Cara Membersihkan Kolam Renang Pribadi Di Rumah

Berbeda dari penggunaan AC yang memakan arus listrik lebih banyak yang akhirnya akan membuat dompet terkuras banyak untuk membayar tagihan listrik. Berbeda dengan kipas angin yang menggunakan sedikit dari arus listrik, sehingga tidak akan membuat isi dompet terkuras lebih banyak. Namun dengan seringnya menggunakan kipas angin dan jarang melakukan perawatan, seperi membersihkan komponen kipas angin akan menjadikan alat yang satu ini akan menjadi rusak.

Nah dengan kerusakan kipas angin pastinya akan menguras isi dompet untuk membeli kipas angin yang baru. Namun kerusakaan kipas angin juga dapat di atasi gaes, dengan begitu anda tidak perlu untuk mengeluarkan isi dompet untuk membeli kipas yang baru, Mau tau caranya? Nah silahkan ikuti tips nya yang ada di dalam artikel ini ya gaes.

Memeriksa bagian kabel

Cara memperbaiki kipas angin mati total pertama yang dilakukan merupakan dengan memeriksa bagian kabel power. Dari sini anda perlu memastikan apakah ada bagian kabel yang putus atau tidak. Untuk memeriksanya, anda akan menggunakan alat bantu multimeter atau AVO meter. Apabila kabel memang putus, anda dapat mengganti dengan yang baru. Namun jika tidak maka lanjut ke tahap selanjutnya.

Memeriksa panel tombol pengaturan

Selanjutnya adalah memeriksa bagian tombol pengaturan kecepatan putaran kipas angin. Pemeriksaan ini juga dilakukan dengan menggunakan alat multimeter atau AVO meter pada setiap koneksi kabel yang terhubung dengan panel. Biasanya akan terdapat dua hingga tiga buah kabel yang terhubung pada dinamo kipas angin serta satu kabel dari sumber arus listrik. Pada saat pemeriksaan, posisikan saklar AVO meter pada nilai x1 atau x10, lalu tempelkan probe pada setiap kabel yang terhubung pada dynamo secara bergantian. Apabila jarum bergerak kearah kanan, hal ini berarti bahwa masih terdapat koneksi dan kondisi kumparan kipas angin masih dalam keadaan yang bagus.

Namun jika ternyata tidak bergerak sama sekali, maka terdapat kerusakan atau bagian yang terputus di dalam kumparan. Kemungkinan bagian yang rusak atau putus bisa terletak pada sekering atau thermofuse, atau dapat pula di bagian kawat kumparan. Jika memang tidak ada koneksi yang tercipta, lanjutkan ke langkah selanjutnya.

Membongkar dinamo kipas angin

Apabila tidak ada koneksi yang tercipta, maka selanjutnya adalah memeriksa sambungan pada panel, karena kemungkinan ada kabel yang terputus pada bagian dinamo. Untuk itu dinamo kipas angin harus dibongkar terlebih dahulu, kemudian cari bagian sekerring atau thermofuse yang mungkin putus. Pemeriksaan juga dilakukan dengan menggunakan multimeter atau AVO meter dengan saklar pada posisi x1 atau x10 dan diletakkan pada kedua probe masing-masing kaki.

Apabila memang tidak ditemukan pergerakan, maka thermofuse bisa dipastikan rusak atau putus. Jika sudah begini maka thermofuse harus diganti dengan yang baru sesuai dengan jenis yang digunakan pada kipas angin. Apabila thermofuse baru mengarah ke kanan, maka berarti kondisinya masih berfungsi dengan baik. Selesai thermofuse diganti, langkah selanjutnya adalah memasang kembali dinamo kipas dan rapatkan dengan baut.

Memeriksa kapasitor kipas angin

Lalu cek bagian kapasitor kipas angin. Sebab kapasitor yang lemah atau rusak dapat menyebabkan kipas angin berputar secara lambat. Bentuk kapasitor umumnya kotak berwarna hitam yang letaknya ada di belakang dinamo. Untuk mengetahui apakah kapasitor rusak atau tidak dapat ditandai dengan bentuk fisiknya. Kapasitor yang rusak terlihat mengembung, membengkak dan juga terkadang bisa pecah. Apabila terlihat rusak, maka kapasitor harus segera diganti dengan yang baru. Semua komponen tersebut harus diperiksa secara berurutan apabila kipas angin mati total. Sebab penyebab rusaknya kipas angin bisa berbeda-beda pada setiap kasus.

Jenis Furniture Yang Ada Di Ruang Tamu – Ruang tamu menjadi ruang yang sangat penting di dalam rumah, dimana ruang tersebut akan di gunakan sebagai tempat untuk menyambut para tamu yang datang berkunjung kedalam rumah. Pastinya dengan memiliki ruang tamu yang indah, maka akan membuat keadaan dalam rumah pun akan ikut terlihat indah. Hal tersebut di karenakan ruang tamu merupakan ruangan yang terbesar di dalam rumah.

Baca juga: Cara Memilih Mesin Cuci Dengan Kualitas Bagus Dan Awet

Indahnya ruang tamu tentu di sebabkan oleh adanya beberapa hiasan yang ada di ruang tamu tersebut, seperti wallpaper dinding, foto pajangan, dan lain sebagainya. Namun di daerah ruang tamu sendiri di perlukan beberapa jenis furnitur/perabotan yang akan di gunakan oleh para tamu yang sedang berkunjung.

Selain itu dengan adanya beberapa jenis funiture di ruang tamu, juga akan menambah kesan mewah pada ruangan tamu yang ada di dalam rumah anda. Nah bagi anda yang baru memiliki rumah namun masi bingung untuk mengisi jenis funiturenya, dalam artikel ini anda akan menemukan beberapa jenis funiture/perabotan yang biasanya di gunakan pada ruang tamu.

Sofa

Sofa

Sofa merupakan tempat dimana baik pemilik rumah maupun tamu dapat duduk dengan nyaman sambil mengobrol. Sofa sendiri memiliki bermacam-macam tipe serta bahan yang bervariasi. Tipe sofa yang paling sering ditemui di rumah-rumah adalah tipe sofa sudut, sofa bed, dan reclining sofa. Dengan adanya sofa di ruang tamu, makan para tamupun juga bisa untuk beristirahat sejenak dengan duduk di sofa yang telah di sediakan.

Rak Buku atau Pajangan

Rak Buku atau Pajangan

Rak merupakan furniture kedua yang hampir selalu ada di ruang tamu. Rak merupakan furniture untuk menempatkan buku, koran, majalah, atau bahkan benda-benda koleksi. Rak buku adalah yang paling umum kita temui dan biasanya si pemilik rumah sengaja memajang koleksi bukunya di ruang tamu. Kebiasaan untuk memajang rak buku ini sering kita jumpai terutama di rumah-rumah kaum intelektual.

Rak sendiri ada yang berbentuk tetap dan ada yang berbentuk bongkar pasang. Untuk rak yang dapat dibongkar pasang, satu per satu bagian dapat disusun hingga membentuk sebuah rak berukuran besar yang disesuaikan dengan kebutuhan.

Meja tamu

Meja tamu

Meja tamu umumnya ditempatkan di depan kursi atau sofa. Fungsi dari meja tamu sendiri yakni untuk meletakkan suguhan kepada tamu. Di tengah meja tamu sering ditempatkan vas bunga untuk mempercantik ruang tamu. Meja tamu biasanya terbuat dari kayu atau kaca dengan kaki meja yang terbuat dari logam.

Selain meja tamu utama, terdapat meja tamu kecil yang biasanya diletakkan di samping kursi atau sofa. Fungsi meja kecil tersebut adalah untuk meletakkan lampu meja atau foto keluarga.

Lemari pajangan

Lemari pajangan

Lemari pajangan juga merupakan furnitur yang kerap kita jumpai di ruang tamu. Lemari pajangan ini biasanya terbuat dari kayu dengan kaca pada permukaanya yang berfungsi untuk menampilkan atau memajang benda-benda di dalamnya. Benda-benda itu biasanya berupa souvenir, koleksi, foto keluarga, atau piagam penghargaan.

Ottoman/Kursi tanpa sandaran

Ottoman/Kursi tanpa sandaran

Otoman merupakan kursi tanpa sandaran yang biasanya terdapat laci penyimpan di bawahnya. Letak dudukannya pun lebih rendah dari kursi atau sofa biasa dan maka dari itu ottoman sering difungsikan sebagai sandaran kaki. Adapun laci yang ada di otoman dapat difungsikan sebagai tempat penyimpanan tambahan. Benda yang kerap disimpan di tempat tersebut adalah majalah atau koran.