5 Kesalahan Yang Pernah Di Lakukan Saat Membersihkan Rumah

5 Kesalahan Yang Pernah Di Lakukan Saat Membersihkan Rumah

Kesalahan Saat Membersihkan Rumah– Membersihkan rumah memanglah kegiatan sehari-hari yang harus di lakukan agar rumah tampak bersih dan jauh dari penyakit. Biasanya kegiatan yang satu ini di lakukan oleh seorang ibu rumah tangga atau tugas umum yang harus di jalankan oleh wanita yang ada di dalam rumah. Dengan rumah yang bersih dan rapi, pastinya para penghuni akan merasa nyamana dan semakin betah terus berlama-lamaan di dalam rumah.

Baca juga: 6 Tips Perawatan TV LED Agar Tetap Awet

Terkadang karna sangkin capeknya membersihkan seluruh ruangan dan komponen yang ada di rumah, membuat sang ibu rumah tangga menjadi gagal fokus untuk mengerjakan tugasnya itu. Bahkan ada beberapa kesalahan yang di lakukan saat membersihkan rumah. Berikut adalah beberapa tips menghindari kesalahan saat membersihkan rumah:

1. Menunda membersihkan

Saat menumpahkan minuman atau meninggalkan noda namun tidak langsung dibersihkan adalah kesalahan fatal. Meninggalkan tumpahan terlalu lama akan meninggalkan noda yang mengembang dan sulit dibersihkan. Termasuk saat menumpahkan adonan atau bahan makanan dalam oven, apabila tidak langsung dibersihkan dan menunggu oven dingin hanya akan membuat noda mengembang dan sulit dibersihkan karena terlanjur kering. Gunakan pembersih oven nonabrasif atau semprotkan baking soda dan air lalu biarkan 20 menit, setelah itu sikat dengan bahan nylon. Gunakan pelindung tangan saat membersihkan oven panas/hangat.

2. Menggunakan produk pembersih yang salah

Menggunakan produk pembersih nggak sesuai peruntukannya membasmi kotoran akan membuatmu bersusah payah. Pernahkah anda menghilangkan noda pakaian hanya dengan detergen biasa? Itu akan sia-sia. Ketahui produk-produk sesuai jenis dan kegunaannya. Bahkan salah menggunakan produk pembersih bisa merusak benda secara permanen.

Itu sebabnya anda tak bisa menggunakan cairan pembersih keramik atau porselen pada furniture kayu. Jika anda bingung membedakan produk pembersih kimia, beralihlah ke pembersih alami untuk menghilangkan noda seperti baking soda, cuka putih, minuman soda, lemon, dan semacamnya.

3. Kesalahan penggunaan spons pembersih

Kesalahan saat memilih penggunaan spons kuning dan hijau pada media yang dibersihkan bisa meninggalkan bekas lecet yang permanen, Jangan gunakan lapisan spons hijau pada permukaan keramik atau plastik. Lapisan hijau hanya untuk membersihkan permukaan yang kasar seperti bagian bawah wajan atau panci.

4. Menggunakan alat kebersihan “satu untuk semua”

Jangan gunakan satu kain lap atau alat pembersih apapun untuk semua tempat dan semua barang. Meskipun menambahkannya dengan larutan pembersih. Kesalahan membersihkan rumah ini menyebabkan bakteri dan kuman hanya berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Gunakan lap berbeda setiap membersihkan permukaan benda, atau bersihkan kain pembersih microfiber untuk setiap area rumah.

Jenisnya juga dibedakan dari benda yang akan dibersihkan, masing-masing untuk kaca, furnitur, dan benda elektronik. Kain pembersih microfiber bisa dicuci setelah digunakan hingga bekas kotorannya hilang.

5. Membiarkan sikat toilet dalam keadaan basah

Jika sikat toilet diletakkan kembali ke dudukan atau tempatnya setelah digunakan dalam keadaan basah, kelembaban, dan kuman dari toilet terjebak dalam wadah dan sikat. Kuman dan bakteri ini akan berkembang biak. Saat sikat kemudian digosok kembali ke toilet, kuman bukannya hilang justru akan menempel di toilet. Sebaiknya setelah menyikat toilet, segera cuci dan biarkan sikat toilet benar-benar kering sebelum mengembalikannya ke dudukannya.